Peranan Digital Public Relation
Hubungan masyarakat
interaktif (Interactive Public Relations) adalah penggunaan perangkat dan teknologi internet yang
meliputi new media relation, blog, mesin
pencari, Web 2.0 dan pemasaran media sosial (social media marketing) untuk keperluan komunikasi dua arah antara organisasi (atau
perusahaan) dengan publik.
Aktivitas PR interaktif tidak hanya terbatas pada publikasi press release secara online atau membuat dan menulis di blog resmi organisasi, tetapi juga memanfaatkan setiap elemen yang dapat digunakan untuk membangun hubungan dengan publik/pelanggan, dan pada saat yang sama memelihara pengaruh dari setiap kata-kata yang diucapkan.
Aktivitas PR interaktif tidak hanya terbatas pada publikasi press release secara online atau membuat dan menulis di blog resmi organisasi, tetapi juga memanfaatkan setiap elemen yang dapat digunakan untuk membangun hubungan dengan publik/pelanggan, dan pada saat yang sama memelihara pengaruh dari setiap kata-kata yang diucapkan.
Pengertian
Interaktif Digital Public Relations
Interaktif/Electronic Digital Public Relations adalah PR yang mampu menyebarkan informasi dengan cepat dan menjangkau pengguna internet di belahan dunia manapun.Hal ini tidak mengherankan, sebab jaringan internet terhubung satu sama lain yang memungkinkan PR dapat saling berkomunikasi dalam bentuk chatting, memasuki website, blog, facebook.PR dapat sukses mendukung bidang penjualan, termasuk menggalang dukungan masyarakat dalam mengumpulkan dana.
Interaktif/Electronic Digital Public Relations adalah PR yang mampu menyebarkan informasi dengan cepat dan menjangkau pengguna internet di belahan dunia manapun.Hal ini tidak mengherankan, sebab jaringan internet terhubung satu sama lain yang memungkinkan PR dapat saling berkomunikasi dalam bentuk chatting, memasuki website, blog, facebook.PR dapat sukses mendukung bidang penjualan, termasuk menggalang dukungan masyarakat dalam mengumpulkan dana.
e-PR Sebagai Suatu Kampanye Kehumasan
Istilah e-PR mungkin masih sulit dimengerti bagi para praktisi Kehumasan Indonesia.e-PR atau Interaktif Digital PR adalah kegiatan kehumasan yang dilakukan di dunia Internet.Seluruh kegiatan kehumasan, dari mulai melakukan kegiatan publikasi sampai melakukan customer relations management juga dapat dilakukan di Internet.Kegiatan e-PR lebih fleksibel dilakukan melalui Internet daripada secara PR konvensional, dimana dalam sebuah perusahan besar biasanya mengeluarkan budget ratusan juta, sedang jika program e-PR melalui dunia maya akan jauh lebih murah.
Istilah e-PR mungkin masih sulit dimengerti bagi para praktisi Kehumasan Indonesia.e-PR atau Interaktif Digital PR adalah kegiatan kehumasan yang dilakukan di dunia Internet.Seluruh kegiatan kehumasan, dari mulai melakukan kegiatan publikasi sampai melakukan customer relations management juga dapat dilakukan di Internet.Kegiatan e-PR lebih fleksibel dilakukan melalui Internet daripada secara PR konvensional, dimana dalam sebuah perusahan besar biasanya mengeluarkan budget ratusan juta, sedang jika program e-PR melalui dunia maya akan jauh lebih murah.
Membentuk
Opini Dukungan dan membentuk opini yang positif, tidak hanya
dapat dilakukan dengan media konvensional (wawancara) dan elektronik visual dan
auditif (TV dan Radio) saja, serta pameran, bahan cetakan dan yang lain.Saat
ini, tugas dan kegiatan Public Relations dapat dilakukan melalui sarana lain
yaitu internet (dunia maya).Penyebaran informasi akan cepat dan menjangkau
pengguna internet di belahan dunia manapun, sebab jaringan internet terhubung
satu sama lain yang memungkinkan mereka dapat saling berkomunikasi dalam bentuk
chatting, memasuki website, blog atau facebook.
Public
Relations secara interaktif memungkinkan organisasi atau
perusahaan untuk mempublikasikan informasi yang ingin mereka sebarluaskan
dengan cepat dan efisien tanpa harus tergantung pada saluran tradisional
seperti media mainstream (surat kabar,
majalah, radio, TV). Kelebihan lain PR interaktif adalah memungkinkan
komunikasi langsung dan cepat antara organisasi dengan publik, pelanggan, dan
prospek (calon pelanggan).
Namun di sisi lain, kemampuan saluran internet dalam memberikan fasilitas komunikasi dua arah juga menimbulkan masalah tersendiri bagi organisasi. Umpan balik dari publik atau pelanggan belum tentu sesuai dengan yang diharapkan. Sering terjadi insiden di internet di mana organisasi atau perusahaan justru dipermalukan gara-gara kurang sensitif mengelola isu, salah ucap, atau salah menempatkan diri dalam situasi sosial di dunia maya.
Namun di sisi lain, kemampuan saluran internet dalam memberikan fasilitas komunikasi dua arah juga menimbulkan masalah tersendiri bagi organisasi. Umpan balik dari publik atau pelanggan belum tentu sesuai dengan yang diharapkan. Sering terjadi insiden di internet di mana organisasi atau perusahaan justru dipermalukan gara-gara kurang sensitif mengelola isu, salah ucap, atau salah menempatkan diri dalam situasi sosial di dunia maya.
Daftar Pustaka
http://inspirasihumas.blogspot.co.id/2011/03/interactive-public-relations-humas.html

Komentar
Posting Komentar